Jual Plastik Mulsa Tambak Harga Murah Udang Vanname Fanami Vannami

Ciri Perubahan Kondisi Udang Yang Perlu diketahui Petambak

KEPEKAAN DALAM BUDIDAYA UDANG VANNAME oleh mas Heri Purnomo
Tiap pelaku budidaya memiliki kemampuan yang berbeda dalam menangani masalah yang ditemukan di lapangan tergantung dari kecerdasan, kecakapan dan pengalaman yang dilaluinya,karena itulah meskipun pada tempat, sistem budidaya dan bahan yang tersedia sama belum tentu mendapatkan hasil produksi yang sama bila ditangani teknisi yang berbeda.

Penanganan masalah budidaya di lapangan memerlukan kecepatan dalam melakukan tindakan berdasarkan analisa masalah yang ada. Kecepatan akan terbentuk bilamana seorang teknisi memiliki kepekaan dan ilmu pengetahuan yang cukup dalam budidaya Udang. Banyak buku yang secara sistematis dan “canggih” menerangkan suatu sistem budidaya terkini tapi kurang mengulas teori-teori dasar budidaya yang kadang terlupakan atau kurang terjelaskan sehingga ada kesenjangan dalam penerapannya.
Monitoring kesehatan udang agar menambah wawasan untuk melatih kepekaan kita terhadap isyarat yang kita tangkap melalui tingkah laku udang. Pengamatan yang teliti akan mempercepat kita melakukan tindakan terhadap perubahan yang diperlihatkan udang yang kita pelihara.

Berikut ini adalah ciri-ciri udang sehat yang harus kita ketahui, perubahan terhadap ciri-ciri ini berarti ada sesuatu yang harus segera kita ambil tindakan.

1. Pergerakan udang aktif ; pengamatan kita lakukan pada pagi ataupun malam hari, pada kondisi normal udang Vannamei hidup di kolom air. Apabila ditemukan udang konvoi, menempel di dinding tambak, berenang tanpa arah atau ada gejala-gejala lain di luar kondisi normalnya, besar kemungkinan udang bermasalah. Sedangkan pada sebelum pemberian pakan malam gunakan lampu senter (lampu sorot) untuk melihat kondisi Udang. Udang yang sehat bila terkena lampu senter akan segera menjauhi sumber cahaya dan matanya akan memantulkan sinar merah. Udang yang sakit memerlukan waktu lebih lama untuk menghindar dari sumber cahaya dan matanya memantulkan cahaya yang redup. Amati juga udang pada tepian tambak, Udang sakit akan naik dan berenang dekat permukaan air pada pinggiran tambak.
2. Anggota tubuh lengkap dan utuh : Pengamatan kita lakukan melalui anco atau jala meliputi kelengkapan antena, rostrum, kaki maupun ekor.
3. Bentuk tubuh proporsional ; Udang yang sehat mempunyai bentuk yang proporsional, pada udang yang tidak normal biasanya kepala melebihi standar dibanding kepala udang pada umumnya.
4. Warna kulit cerah dan bersih ; Udang yang sehat mempunyai kulit yang berwarna cerah dan bersih.
5. Insang berwarna cerah dan bersih ; Udang yang sehat mempunyai insang yang cerah dan bersih.
6. Isi usus penuh dan tidak terputus-putus ; Pegang udang dan diterawang kemudian amati kondisi usus udang 1 – 2 jam setelah pemberian pakan. Udang yang sehat, ususnya terlihat penuh dan berwarna kecokelatan.
7. Ekor utuh ; Udang yang sehat jika dipegang mudah membuka dan mengibaskan ekornya.
8. Kotoran udang panjang-panjang ; Udang yang sehat akan mengeluarkan kotoran berwarna kecoklatan, padat dan panjang-panjang.
9. Di malam hari bila kena sinar, matanya memantulkan sinar merah.
Demikianlah beberapa ciri udang yang sehat, bilamana terdapat penyimpangan maka cepat-cepatlah melakukan tindakan berdasarkan kemampuan kita dari pengalaman dan pengetahuan yang kita dapat dari buku maupun informasi lainnya.